Maaf, agak telat menuliskan ini.
Saat audiensi BRIN ke Istana Negara pada hari Kamis, 6 Agustus 2026 silam, para periset BRIN melalui para Kepala Organisasi Riset dan Pusat Riset di lingkungan BRIN menyampaikan hasil riset dan inovasi mereka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ada beberapa hal yang dianggap remeh atau sepele oleh khalayak, seperti sepatu karet dan keripik kentang. Mengenai yang itu, saya tidak mau mengomentari, tapi saya akan sampaikan sepatah-dua patah kata mengenai kejadian lain: pada waktu Prof. Dr. Syaiful Bakhri —Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN)— menyampaikan potensi uranium dan thorium di Indonesia, Pak Presiden menepis mikrofonnya. Lho, ada apa?


