Sebagai seorang warga kabupaten yang orang-orang harus googling dulu untuk memastikan di mana letaknya dalam peta pulau Jawa, saya merasa cukup beruntung untuk bisa mengenal komputer pada saat kelas 5 SD —sekitar tahun 2004. Kala itu, masih banyak tempat rental komputer dan kursus komputer —suatu hal yang terdengar janggal hari ini.
Kamis, 23 Juli 2026
Rabu, 22 Juli 2026
Bahasa membentuk pola pikir
Kalimat menyeramkan itu terdengar sangat natural dalam bahasa Indonesia. Dalam ungkapan itu, subjeknya adalah dompet itu sendiri. Seolah-olah dompet tersebut menghilang begitu saja. Dan sialnya, itu pernah terjadi pada saya.
Selasa, 21 Juli 2026
Kukureya, Vozinya, dan lidah kita yang sering kecele
Kemarin, Senin, 21 Juli 2026 pukul 2 dini hari saya ikut nonton bareng (nobar) final piala dunia di sebuah kafe. Saya sempat curi dengar ada penonton mengomentari "Ini siapa sih pemain kribo. Oh Cucurella." Dia mengucapkannya sebagaimana pengucapan dalam bahasa Indonesia, cu-cu-rel-la. Mendengar itu, saya sempat ingin berkomentar tapi saya simpan saja dan tetap fokus ke layar besar di depan. Kejadian kecil saat nobar itu membuatku sadar: betapa seringnya kita salah mengucapkan (mispronounce) nama orang, tempat, atau istilah asing dalam kehidupan sehari-hari.
Minggu, 19 Juli 2026
Mengapa Jepang?
![]() |
| Dokumentasi pribadi yang diambil di Stasiun Busan, Korea. |
Suatu hari pada bulan Juli atau Agustus 2009, di salah satu ruang kelas SMAN 1 Tanjunganom, seorang guru muda masuk dan memperkenalkan diri. "Nama saya David. Kalian panggil saya David-sensei, ya." Dan itulah pertama kalinya saya berkenalan dengan bahasa Jepang —melalui pelajaran muatan lokal (mulok).



